Categories
Tulis

Tahapan Menulis untuk PAUD

baca tulisa. Menulis pra-alpabet adalah tulisan yang dibuat tidak berbunyi atau tidak dapat dibaca. Anak sekedar menulis berupa coretan atau gambar yang tidak memiliki makna bacaan. Coretan ini berupa simbol gambar yang menggambarkan imajinasi anak. Adapun tahapan prealphabetic ini meliputi :

1) Coretan Bebas, berupa coretan-coretan acak yang diciptakan dari garis hasil gerakan sederhana tangan.

2) Coretan terkontrol, yaitu tulisan terarah dimunculkan dalam bentuk garis lurus ke atas atau mendatar yang diulang-ulang.

3) Coretan Bermakna, anak mulai memberi label atau penjelasan mengenai coretan mereka dan melihat hubungan antara tanda dikertas dan ide, benda serta objek.

b. Menulis Alpabet
1) Kegiatan Awal Menulis Kata, anak mulai menulis rentetan huruf-huruf yang dapat dibaca, tetapi belum mengenal spasi.

2) Menulis Rangkaian Kata, anak mulai perduli terhadap bunyi bacaan yang berhubungan dengan simbol walaupun tidak berhubungan dan selalu menggunakan huruf kapital juga belum memakai spasi.

3) Menulis Kalimat, anak menggunakan huruf kapital atau huruf kecil secara bercampur, mulai mengenal spasi antar kata, dan dapat menulis kalimat. {Sumber}

Categories
Baca

Tahapan Membaca untuk PAUD

baca tulisMembaca merupakan keterampilan yang dituntut oleh banyak orang tua agar dikuasai anak sedini mungkin. Namun membaca ini sendiri memiliki tahapan yang harus dilalui anak seiring perkembangan usianya. Tahapan membaca pada anak usia dini, yaitu :

a. Tahap I : Membaca gambar.
Anak diberikan gambar, yang dalam satu halaman hanya memuat satu jenis gambar, misalnya jika di situ ada gambar ayam, maka gambar tidak boleh dihias dengan jenis gambar lain. Jika buku, maka buku tersebut hanya berisi gambar, belum tulisan.

b. Tahap II : Membaca Gambar + Huruf
Keterampilan membaca anak tahap kedua ini dengan membaca huruf yang sesuai dengan huruf awal gambar.

c. Tahap III : Membaca Gambar + Kata
Keterampilan membaca tahap selanjutnya adalah dengan memperlihatkan gambar dan tulisan makna gambar.

d. Membaca Kalimat
Tahap membaca kalimat merupakan tahap paling matang dari keterampilan membaca ini. Anak sudah menguasai banyak kosa kata dan dapat merangkainya menjadi kalimat. Anak dapat membaca buku maupun surat kabar. {Sumber}

Categories
Bahasa Bali

Aksara Bali Bermakna Kehidupan Spiritual

Balistung_iconKetua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr I Ketut Sumadi menilai, aksara Bali memiliki fungsi dan makna yang sangat penting dalam kehidupan kultural masyarakat Pulau Dewata.

“Aksara Bali berfungsi sebagai sarana komunikasi sehari-hari dalam konteks bahasa ibu dan kaitan untuk kepentingan tatanan sosial, budaya serta kehidupan religius,” kata Ketut Sumadi di Denpasar, Sabtu.

Sumadi yang juga Ketua Komunitas Pengkajian Agama, Budaya, dan Pariwisata itu mengatakan, aksara Bali merupakan mahkota budaya Bali yang digunakan dalam kehidupan berbahasa dan bersastra dalam masyarakat di Pulau Dewata.

Sastra daerah Bali merupakan unsur kebudayaan, bagian dari kebudayaan nasional, sehingga semua pihak berkewajiban melestarikan aksara dan bahasa daerah Bali.

Dr Sumadi menambahkan, upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa Bali dapat dilakukan melalui pengajaran dan pemasyarakatan bahasa daerah Bali.

Upaya itu menitikberatkan upaya meningkatkan sikap positif dan kebanggaan penuturnya terhadap bahasa Bali, baik dalam pendidikan formal maupun non formal. {Sumber}